Pada awal berdirinya SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) yaitu pada tahun 2002 tidak bisa berjalan mulus seperti yang diharapkan tetapi ada beberapa kendala diantaranya adalah masalah klasik yaitu dana. Dengan berbagai perjuangan yang tak kenal lelah pada pendiri SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) akhirnya solusi awal ruang belajar kerja sama dengan Pesantren Manbaul Ulum Berasan dengan memakai serambi Masjid dan ruang diniyah Pesantren Manbaul Ulum (PPMU) Berasan dan kerjasama dengan MA Darul Ulum Berasan Wringinputih Muncar memakai ruang kelas yang kosong. Dan akhirnya pada akhir 2006 SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) dapat melaksanakan proses belajar mengajar mandiri yang berada di sebelah selatan Pesantren Manbaul Ulum (PPMU) Berasan.
Menurut salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) Drs. H.M. Wahidin", Pendidikan Dasar dan Menengah kedepan akan berbagi 70% SMK, dan 30% SMA, itu yang mendasari berdirinya SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar), Untuk mempersiapkan SDM santri yang tidak hanya mampu mengaji, baca kitab kuning, tahlilan tetapi harus mampu menguasai teknologi yang saat ini berkembang begitu pesat,"lanjut beliau. Anak-anak desa atau yang berada di pinggiran terutama Banyuwangi selatan yang akan melanjutkan pendidikan SMK Negeri harus ke Banyuwangi kota, hal ini menjadi masalah tersendiri bagi para orangtua/wali murid yang berekonomi pas-pasan/ lemah, ini juga yang mendasari berdirinya SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar). Menurut beliau lagi", Harapan yang tak kalah penting adalah mencetak para lulusan yang berotak teknologi dan berhati santri. Para lulusan SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) harus memiliki ciri khusus lain daripada lulusan SMK pada umumnya yaitu nilai tambah dalam bidang keagamaan/ ilmu-ilmu diniyah diantaranya para lulusan SMK Negeri Darul Ulum Muncar (SMKNDU Muncar) mampu mewarnai dunia kerja mereka dengan prinsip-prinsip keislaman, minimal waktunya solat mereka solat," kata beliau dengan penuh harapan.
0 komentar